Selasa, 13 November 2012

Hamil Sungsang Bahaya Tidak?

hamil sungsang
Hamil sungsang adalah kehamilan dengan posisi kepala janin (bayi dalam rahim) berada di atas, sedangkan pantat di bawah, untuk jelasnya lihat gambar. Kehamilan sungsang sebelum kehamilan 34 minggu masih dianggap masih normal karena janin masih mempunyai ruang yang cukup dalam rahim sehingga janin masih berputar. Kalau kehamilan sudah diatas 37 minggu maka perubahan ke posisi normal akan lebih susah karena janin sudah susah untuk bergerak.

Kenapa hamil sungsang jadi masalah? Secara normal posisi bayi saat dilahirkan adalah dengan posisi kepala di bawah. Kepala merupakan bagian tubuh yang paling besar dan keras jika kepala lahir maka bagian tubuh yang lain akan keluar dengan mudah. Sedangkan kalau hamil sungsang maka yang lahir bagian bokong dahulu kemudian kepala, dengan begitu  kelahiran sungsang  berisiko terjadinya kesusahan melahirkan kepala, kepala masih di dalam rahim dimana  bagian tubuh janin yang lain sudah lahir, jika kelamaan bisa menimbulkan kematian janin.

Jika ibu mengalami hamil sungsang sebaiknya dikonsulkan ke dokter spesialis kandungan karena hal ini menetukan keputusan dilahirkan secara biasa atau operasi dan pastinya harus lahir di rumah sakit.
Penentuan lahir secara biasa atau operasi biasanya memperhitungkan :
•    apakah kehamilan pertama kali
•    apakah ukuran janin besar atau kecil,
•    ukuran panggul ibu luas atau sempit,
•    kehamilan bukan yang pertama dangan riwayat kelahiran sebelumnya normal dan bayi besar atau kecil.

Ada kegiatan yang dilakukan ketika hamil sungsang pada kehamilan dibawah 37 minggu dan sering dianjurkan oleh dokter spesialis kandungan yang diharapkan bisa mengubah posisi janin kembali kedalam posisi normal yaitu dengan melakukan posisi knee chest (bersujud dengan kaki sejajar panggul dan dada sejajar lutut) dimulai pada kehamilan 32-35 minggu. Lakukan 3 kali sehari selama 10-15 menit, lakukan saat perut anda kosong dan bayi aktif.